Benteng-bentengan

 Benteng-bentengan






Aku termasuk beruntung lahir pada generasi 90an, saat gadget masih belum menyerbu seperti sekarang. Masa kecilku banyak dihabiskan untuk bermain. Rasanya saat masa kecilku dulu, energiku seperti tidak ada habisnya. Siang main, sore main, malam pun juga main. Beruntungnya kedua orang tuaku paham bahwa di usiaku waktu itu, salah satu yang paling kubutuhkan adalah bermain, hingga mereka berdua membebaskan untuk bermain sepuasnya. ⁣

Malam Minggu menjadi hari yang paling dinanti olehku, pun juga oleh teman-teman masa kecilku dulu. Usai salat Isya, anak-anak berkumpul di lapangan. Berbagai permainan dimainkan, mulai dari petak umpet, gobak sodor, buaya-buayaan, lompat tali, benteng-bentengan, dkk. ⁣

Benteng-bentengan menjadi permainan favoritku. Permainan ini diikuti oleh dua kelompok, dengan jumlah anggota tertentu. Misinya yaitu merebut benteng tim lain lebih dulu. Ada beberapa peran dalam permainan ini, antara lain penyerang, penangkap, tim penyelamat, penjaga benteng dan ahli strategi.⁣

Permainan ini mengadu kecepatan, ketangkasan, dan kejelian. Aku seringkali menjalankan peran sebagai ahli strategi.⁣

"Hei, kejar dia!" ⁣

"Kamu, sembunyi di sana! Kalo mereka lengah, sentuh bentengnya!" ⁣

"Kamu di sini saja, jaga baik-baik benteng kita!"⁣

"Kamu, selamatkan dia!" ⁣

Seringkali suaraku sampai serak karena terlalu sering berteriak. Haha. Hanya dalam kondisi tertentu , mendesak, aku merangkap peran. ⁣

Ketika kemenangan sudah ada di depan mata, mayoritas musuh sudah ditangkap, hanya menyisahkan sedikit penjaga, saat itulah aku merangkap peran menjadi penyerang, dengan terang-terangan. Kemenangan sudah dipastikan, maka tidak perlu tergesa-gesa. Aku cukup berjalan dengan penuh keangkuhan sambil tersenyum sinis. ⁣

Pernah suatu ketika hanya menyisahkan satu penjaga, beberapa sudah ditangkap, tapi lebih banyak penyerang yang bersembunyi. Aku memutuskan untuk mengeroyok satu penjaga itu langsung. Kemudian, satu penjaga itu berteriak histeris, menangis, karena teman-temannya malah asyik bersembunyi. Hahaha. Pembagian tugas adalah koentji. ⁣

Ah, kenangan-kenangan masa kecilku begitu berharga sekali. ⁣

Posting Komentar

0 Komentar