Balik'o Rek!



Balik'o dalam bahasa jawa  artinya kembalilah. Kembali kepada siapa? Kepada ya Alloh lah. Atau yang biasa kita bahasakan dengan istilah taubat. Taubat secara bahasa berarti penyesalan. Alloh memerintahkan kaum mukmin untuk senantiasa taubat kepada Alloh swt. Atau yang sering di sampaikan Romo Guru Luthfi taubat bermakna kembali kepada Alloh swt. Dalam hadits Rosul dikatakan, “Menyadari kesalahan adalah tobat,” (Hr. Ibnu Majah).



Mengapa Alloh memerintahkan untuk bertaubat? Agar hidup menjadi bejo. Mengapa hidup susah? Berarti salah satu indikatornya adalah belum bertaubat. Karena dosa juga menjadi penyebab hidup bermasalah. Dosa atau salah kepada Alloh swt. cukup ditaubati. Namun, kepada sesama manusia wajib mendapat ridlonya.



Romo Guru Luthfi memberikan teladan kepada santri dan jama'ah. Untuk memiliki pakulinan taubat. Dimana beliau memberikan tips bagus untuk hidup yang berkah. Yakni senantiasa tajdidul wudlu, tajdidun niat, dan tajdidut taubah. Mengenai tajdidut taubah. Paling tidak dalam setiap amal hendaknya ditaubati dengan istighfar. Karena sadar atau tidak, seringkali kita lupa untuk sadar melibatkan Alloh swt. Padahal rohmatNYA menjadikan kita mampu untuk bernafas dan beramal. Orang-orang NU sudah dibiasakan mulai dari harian sampai mingguan atau bulanan. Yakni setiap selesai solat membiasakan istighfar 100x. Ada kegiatan tahlilan dan istighosah yang didalamnya terdapat bacaan istighfar.


Faedah taubat sendiri adalah menjadikan hidup bejo. Padahal orang jawa punya pribahasa "orang pintar kalah dengan orang bejo". Atau orang madura yang mengatakan bahwa orang bejo tidak ada gurunya. Karena orang bejo memang langsung dituntun Alloh. Yakni takdir hidup baik yang tak disangka-sangka. Mau Bejo? Ya taubat. 


Himbauan taubat juga diperintahkan Alloh swt. kepada hambaNYA yang imannya masih belum stabil Atau dalam bahasa Arab aamanuu. Kata Romo Guru Luthfi orang beriman namun masih naik-turun. Tidak sekedar taubat. Namun taubat nasuha, taubat yang benar-benar bagus. Sebaik-baik orang yang berdosa adalah mereka yang segera meminta maaf kepada Alloh swt. dengan cara memperbanyak istighfar dan bertaubat. Taubat lebih baik disegerakan sebelum ajal menjemput. Karena ajal bisa datang sewaktu-waktu.


Ada syarat baertaubat menurut Syaikh Abdul Qodir Al Jaelani yakni “Syarat tobat ada tiga: pertama, menyesali atas kesalahan dan kekeliruan yang dilakukan, ini berdasarkan hadis Rosululloh, ‘Menyesali kesalahan adalah tobat’. Tanda dari penyesalan adalah lembutnya hati dan berderainya air mata. Sebab itu, Rosululloh mengatakan, ‘Berkumpullah bersama orang yang bertaubat, karena hati mereka lembut’. Kedua, meninggalkan setiap kesalahan di mana pun dan kapan pun. Ketiga, berjanji dan berusaha untuk tidak kembali pada dosa dan kesalahan.”


Oleh karena itu, taubat tidak cukup sekedar diniatkan dan diucapkan, tapi mesti diwujudkan dalam tindakan.


Selain syarat bertaubat, Syaikh Abdul Qodir Al Jaelani juga menyatakan tanda orang yang bertaubat yakni “Taubat seseorang diketahui melalui empat tanda: pertama, dia menjaga lisannya dari sifat curiga, gunjing, dan bohong. Kedua, dia tidak melihat orang lain sebagai musuh dan dengki. Ketiga, menghindar dan tidak bergaul dengan orang-orang yang tidak baik, karena mereka bisa mengalihkan maksud tobat dan menggoda orang yang sedang tobat. Keempat, dia siap untuk mati dalam keadaan menyesal, minta ampun dari dosa yang pernah dilakukan, dan bersungguh-sungguh dalam mentaati Alloh swt.”


Alloh swt. punya banyak cara agar hambaNYA bertaubat dan menjadi baik. Diambil nikmatnya, diberikan musibah, disakitkan, dirugikan, dibankrutkan, dihilangkan, diberikan cobaan, dimiskinkan, dipenjara, kecelakaan, ditipu, ditinggalkan, ini semua bentuk kasih sayang Alloh swt. Agar hambaNYA menjadi lebih baik.


Semoga Alloh swt. mengampuni dosa dan menerima taubat kita. Amin.

Posting Komentar

0 Komentar