Cym 1: Sebuah Perkenalan

 

يَاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ

Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Alloh ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Alloh Maha Mengetahui, Mahateliti.

 

Perkenalkan kawan, namaku Khan, Ilyas Khan. Aku tinggal di Kota Uvek, di tepian Sungai Volga. Aku teman Uzbegim, yang kepadanya kau mengirim pesan lewat surel. Dia memberitahu dan menyarankan aku untuk berkorespondensi denganmu. Uzbegim bilang bahwa kamu tertarik dengan sejarah Dinasti Golden Horde dan berniat untuk menjadikannya sebuah karya tulis sebagai syarat kelulusan studi yang sedang kau tempuh.

Kawan, sungguh kabar dari Uzbegim ini sangat membuatku senang. insyaaAlloh aku akan berusaha sebaik mungkin dalam  berkorespondensi denganmu. Ayat yang aku kutip di atas menjadi motivasi utamaku membantumu. Ya, ayat di atas menjelaskan bahwa Alloh menakdirkan manusia yang memiliki nenek moyang tunggal, yakni Nabi Adam as., menjadi bermacam-macam suku dan bangsa yang aku sendiri tidak tahu berapa jumlahnya. Setelah menjadikan manusia bermacam suku dan bangsa yang berbeda, Alloh memerintah untuk saling mengenal.

Selain motivasi utama di atas, ada motivasi tambahan. Ini terkait dengan bangsaku, Bangsa Mongol secara umum. Kembali tentang perkenalan, masih banyak orang yang belum mengenal bangsa kami dengan baik. Bahkan, banyak dari yang banyak tersebut mengenal kami dengan dengan buruk dan menganggap kami memang buruk. Sehingga dari korespondensi lewat surel ini, aku berharap terjalin simbiosis mutualisme. Aku akan membantumu menyediakan data dan informasi yang kamu butuhkan untuk penelitianmu, di sisi lain dari karya tulis itu nanti orang akan bisa memerkenalkan bangsa kami.

Sekian dulu suratku kali ini. Semoga Alloh memberi kemudahan.

Hampir terlupa, tolong konfirmasi permintaan pertemanan dariku, sehingga barangkali terdapatartikel terkait penelitianmu aku bisa langsung menandaimu.

Posting Komentar

0 Komentar