IPNU cerdas di masa pandemi

 IPNU cerdas di masa pandemi 


Nahdliyyin sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia memiliki wadah bagi generasi mudanya untuk berkiprah dalam memperjuangkan izzul islam wal muslimin. IPNU yang merupakan wadah pemuda Nahdliyyin diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berkualitas. Secara keilmuan bisa mengimbangi perkembangan zaman. Namun tetap berlandaskan karakter utama Aswaja yakni tawasuth, tawazun, i'tidal, dan tasamuh.


Di masa pandemi Korona seperti ini sangat mempengaruhi proses kegiatan belajar-mengajar hampir di seluruh dunia. IPNU memiliki cara cerdas dalam mengantisipasi masa pandemi ini. Seperti halnya IPNU Surabaya meluncurkan beberapa ide cerdas agar para pemuda NU tetap semangat untuk belajar, berjuang, dan bertaqwa. Hal ini disampaikan oleh Ketua PC IPNU Surabaya rekan Abul Ala Almaududy ketika saya bertanya mengenai kontribusi IPNU Surabaya di masa pandemi seperti ini.


"Di masa pandemi ini saya intruksikan kepada seluruh kader IPNU se Kota Surabaya untuk tidak statmat di rumah saja pikirannya. Jiwa boleh di rumah, tapi pikiran harus tetap berfikir gimana menjalankan organisasi seperti biasanya. Dan syiarkan IPNU di media sosial apapun itu. Meskipun di masa pandemi. Kita bisa berkarya dan tetap bisa belajar di rumah. IPNU menjadi mentor untuk para pelajar yang kesusahan di bidang pelajaran dan menfasilitasi wifi di rumah pengurus IPNU untuk pelajar yg kesusahan."


Tidak jauh berbeda dengan yang disampaikan oleh Ketua PC IPNU Surabaya. Rekan Wahyu selaku ketua PC IPNU Gresik juga menuturkan bahwa kondisi pandemi mempersempit ruang gerak para pelajar untuk melakukan kegiatan. Maka, sesuai dengan kebijakan PP IPNU harus menuruti aturan pemerintah yakni disiplin dengan panduan protokol kesehatan. Dan Membantu pemerintah gotong royong untuk pendidikan Indonesia dengan membentuk relawan pendidikan yang dikomandoi oleh PW IPNU Jatim dengan sebutan IPNU Educare.


Pesan dari Romo Yai Luthfi. Sebagai seorang pelajar. Cukup bermodalkan "sadar dan disiplin". Sadari bahwa pandemi ini adalah rohmat dari Alloh. Maka, semuanya serba baik. Dari pandemi kita diberikan pintu pahala yang berlimpah. Tetaplah disiplin dalam berbagai hal ; belajar, praktik, memakai protokol kesehatan, dan lain sebagai untuk mendidik diri menjadi pelajar yang mutlak lillahita'alah. Wallohua'lam.


Posting Komentar

0 Komentar