WIRAINYA KH BISRI MUSTOFA


Salah satu kitab yang dikaji di pondok kami adalah kitab tafsir "Al Ibriz". Kitab ini merupakan kitab tafsir dari Al qur'anul karim yang disajikan dengan bahasa jawa oleh pengarangnya. Sedang pengarang kitab ini sendiri adalah seorang kyai ternama di pulau jawa, beliau adalah
KH. Bisri Mustofa, ayahanda dari KH. Mustofa Bisri yang lebih familiar disapa Gus Mus.
Ada sebuah cerita yang menggugah sanubari dari Kyai Bisri, yang pernah kami dengar dari guru kami, KH. Imam Baghowi Burhan.
Beliau Kyai Bisri, dalam beberapa kali kesempatan pernah mendapatkan undangan ke Istana Negara, dan uniknya ketika beliau pergi ke Istana, didalam koper beliau pasti terisi beberapa buah pisang. yang mana buah pisang itu selalu beliau makan ketika selesai memakan jamuan makanan di dalam Istana. 

Suatu ketika ada seseorang yang bertanya kepada beliau: "Kyai, setiap kali anda selesai makan jamuan istana, saya selalu melihat anda makan buah pisang yang anda ambil dari dalam koper, kalau boleh tahu, mengapa anda selalu melakukan hal itu?
Kyai kemudian menjawab kurang lebih seperti ini: "Oh, begini pak. Jamuan dari Istana ini, saya tidak tahu asal usulnya dari mana, didapatkannya bagaimana, sedang buah pisang yang saya bawa adalah buah pisang yang saya tanam sendiri, saya rawat sendiri, dan saya petik sendiri, tanpa bantuan orang lain, sehingga saya dapat menjamin kehalalannya. Lalu mengapa saya memakannya setelah selesai memakan jamuan istana? Karena dalam alquran itu disebutkan "INNAL HASANAATI YUDZHIBNASSAYYIAAT (Sesungguhnya kebaikan itu dapat melebur keburukan)". Sehingga saya berharap Jamuan istana yang saya tidak tahu kehalalannya, dapat dilebur dengan pisang yang saya bawa dari rumah, yang saya yakin kehalalannya. Bukan berarti saya menganggap Jamuan dari Istana itu tidak halal lho pak. Saya hanya BERHATI - HATI..

Posting Komentar

0 Komentar