Lebih Istimewa


Di dalam kehidupan sehari-hari tentunya pada zaman era modern, yang di mana setiap barangnya tak lepas dari barang pabrikan. 

Barang pabrikan yang telah dibuat pada umumnya tentunya melawati masa seleksi sampai batas seleksi yang menunjukkan barang itu berstandar atau bisa disebut SNI (Standar Negeri Indonesia) 

Barang pabrikan yang telah berstandarkan SNI, baru bisa di pasarkan kepada konsumen. Tetapi, SNI itu tidak berlaku bagi para konsumen. Jika mau, ia akan membelinya. Jika mau, ia akan merombak apa yang telah menjadi SNI.

Jika di tanya, apa alasanmu merombak buatan pabrik yang sudah SNI? Pastinya dari semua jawaban, umumnya "terserah saya, ini barang saya".
Jawaban itu menunjukkan, bahwa orang bisa semaunya dengan barang dimilikinya, dan ada 3 pilihan yang akan dilakukannya terhadap barangnya, yaitu; 1. Ingin menjadi lebih bagus, dengan menambahkan sesuatu yang diinginkan. 2. Merawat tanpa ada tambahan, alias setelan pabrik. 3. Membuangnya, karena merasa sudah tidak membutuhkan lagi. 

Tidak hanya pada barang, begitu juga pada badan kita. Kita tentunya pasti ingin terlihat cantik, tampan dipandangan orang lain. Maka, untuk memenuhi pandangan terhadap sesamanya ia memakai baju dengan gaya modern. Tapi juga ada yang berpenampilan hanya biasa saja, tanpa memerhatikan cakapnya orang lain terhadap dirinya. Dan ada juga, yang membuang dirinya yang dirasanya tidak layak untuk hidup dan mengakhiri hidupnya dengan sia-sia. 

Seorang mukmin muslim, tentunya ia akan selalu memegang tegus keyakinannya, hingga tidak ada yang sia-sia baginya. Karena imannya kepada ke-6 rukun iman pada ajaran Islam. 

Orang hanya sekedar iman tidak bisa disebut Islam, jika tidak memenuhi ke-5 rukun Islam, terutama pada rukun Islam yang 1 sampai 4 yang wajib dilakukan, supaya menjadi standar orang muslim. Karena rukun Islam merupakan ajaran pokok yang telah di sampaikan oleh Kanjeng Nabi saw., kepada umatnya.

Kanjeng Nabi saw., tidak hanya sekedar mengajarkan rukun Islam, yang itu sebagai standar orang muslim bagi yang mengerjakan. Tetapi juga mengajarkan orang muslim bisa menjadi lebih dari standar. Yakni, menjadi muslim yang istimewa di hadapan Alloh swt.

Ajaran yang diajarkan Kanjeng Nabi saw., supaya umat muslim menjadi muslim yang istimewa di hadapan Alloh swt., yakni pada jalan kehidupan yang biasa ditempuh oleh Rosululloh saw.

Maka, jika kalian seorang mukmin muslim berusahalah supaya berbuat lebih baik, lebih istimewa di hadapan Alloh swt., dengan menjalankan sunah kekasih Alloh swt., walaupun hanya sekedar menggunakan siwak atau yang lain, yang mudah untuk dilakukan.

Posting Komentar

0 Komentar