NAWAITU

إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
“Sesungguhnya segala amalan itu tidak lain tergantung pada niat.”


Niat menjadi awalan yang sangat penting dalam melakukan segala sesuatu. Bukanlah hal yang mudah untuk melakukan hal ini toh meskipun cukup dalam hati saja niat bisa di ungkapkan. Niat sebagai hal penentu yang nantinya akan di pilah sendiri oleh Alloh.

Menurut Imam Al-Ghazali. Niat mengandung banyak hal yang tercakup yaitu hakikat,prinsip dan kesempurnaan yang semuanya itu akan menjadikan ikhlas. Dalam niat pasti adanya keikhlasan. Contohnya bersedekah maka ada niat dan ikhlas dalam menjalankan dan prinsip yang mantap untuk menambahkan suatu keyakinan bahwa gusti Alloh mboten sare. Jika suatu amal perbuatan dapat terealisasi dengan niat , maka amal tersebut insyaAlloh akan sempurna.

Dengan niat yang ikhlas maka sifat sombong akan teredam dalam sendirinya sehingga tidak menjadi orang yang muflis/mukhlish dalam menjalankan kebaikan, namun menjadi mukhlas orang yang melakukan kebaikan hanya untuk Alloh.

Dalam kebaikan juga ada unsur yang bisa menjerumuskan dalam kerugian , misalnya sudah melakukan kebaikan namun juga terbesit dalam pikirannya agar mendapatkan pertolongan, Agar mendapatkan apa yang di inginkannya . Harus lebih berhati-hati dalam menjalankan sesuatu seraya terus menerus memantabkan diri agar selalu menomorsatukan Alloh seperti halnya yang sudah di ajarkan Romo Guru Miftahul Luthfi Muhammad.

Posting Komentar

0 Komentar