Agar Tidak Tertular Virus, menurut Rosululloh

BismillahRR, selamat malam menjelang pagi. Pada edisi kali ini saya masih akan menulis terkait dengan virus “corona” yang sejak kemunculannya, sampai sekarang ini masih menjadi bahan hangat untuk diperbincangkan.

Sejak kemunculannya pada awal tahun ini, Virus Corona masih ramai dalam perbincangan publik mulai dari sebab kemunculannya, penyebarannya sampai cara mengobati dan mencegahnya. Mengenai hal ini, Rosululloh saw. sudah pernah memberi suatu solusi atau jalan keluar apabila suatu virus, wabah atau pageblug “menurut orang jawa” melanda suatu kaum.

Di dalam sebuah hadis dikisahkan. Suatu ketika Kholifah Umar r.hu. bersama para rombongan sahabat sedang dalam perjalanan menuju negeri Syam, dalam perjalanannya itu beliau mendapat kabar bahwa di negeri Syam sedang diserang suatu wabah penyakit, kalau dalam bahasa sekarangnya virus.

Mendengar hal yang demikian, Kholifah Umar r.hu. tidak langsung mengambil keputusan begitu saja menurut kehendaknya. Akan tetepi beliau mengajak beberapa sahabat untuk bermusyawarah mencari solusi yang tepat, apakah harus meneruskan perjalanan dan memasuki negeri yang terkena wabah tersebut, atau kembali dan menjauh dari negeri yang terkena wabah tersebut.

Setelah para sahabat dikumpulkan, Kholifah Umar r.hu. meminta pendapat mereka atas masalah tersebut. Lalu seorang sahabat memberi saran, “Wahai Amirul Mu’minin, menurut kami, engkau harus mengevakuasi orang-orang itu dan jangan biarkan mereka mendatangi tempat (wabah) tersebut.” Kholifah Umar r.hu. setuju dengan pendapat sahabat tersebut.

Akan tetapi ada sahabat lain yang bertanya kepada Kholifah Umar r.hu., “Wahai Amirul Mu’minin, bukankah ini sama saja dengan lari dari takdir Alloh?”

Benar, ini lari atau berpaling dari satu takdir Alloh ke takdir Alloh yang lain. Tidakkah engkau melihat, seandainya saja engkau memiliki unta dan lewat di suatu lembah dan menemukan dua tempat untuk untamu, yang (tempat) pertama subur banyak tetumbuhan dan yang (tempat) ke dua kering dan gersang. Bukankah ketika engkau memelihara untamu di tempat yang subur, berarti itu adalah takdir Alloh?. Demikian juga apabila engkau memelihara untamu di tempat yang gersang, apakah itu juga takdir Alloh?” jawab kholifah Umar r.hu. sambil bertanya.

Lalu sahabat Abdurrohman bin Auf r.hu. datang dan berkata; “Aku tahu tentang masalah ini wahai Amirul Mu’minin. Suatu hari aku pernah mendengar Rosululoh saw. bersabda; “Apabila kalian berada pada suatu tempat (yang terserang wabah), maka janganlah kalian keluar dari tempat tersebut. Apabila kalian mendengar wabah itu di suatu tempat, maka janganlah kalian mendatanginya.”

Seperti itulah solusi yang diberikan oleh Rosululloh ketika suatu negeri atau tempat terserang suatu wabah, penyakit atau virus. Yang berada di tempat tersebut tidak boleh keluar agar tidak tersebar ke tampat-tempat lain. Yang ada di luar tempat tersebut juga tak boleh memasukinya agar tidak tertular wabah, penyakit atau virus yang sedang melanda tempat tersebut. Begitulah juga kiranya kita menyikapi akan adanya Virus Corona. Semoga kita selalu dalam lindungan Alloh dan dijauhkan dari segala wabah dan penyakit.

Posting Komentar

0 Komentar