Menurutlah dengan Alloh


وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
“Dan, Aku tidak menyiptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepadaKU” (Qs.adz-Dzariyat [51]:56). 

Sesungguhnya hidup di dunia ini hanya untuk “golek sangune mati“. Di mana kita harus berbuat amal kebaikan kepada setiap makhluk Alloh, karena kita tidak pernah tahu kapan Alloh akan mencabut nyawa kita. 


Sayang banyak sekali di kehidupan yang konon di sebut modern ini. Pemahaman mengenai hubungan Tuhan dengan hamba tidak di ajarkan dengan tulus lagi ikhlas. Orang-orang modern melakukan rekayasa, bahwa hubungan dengan Alloh sudah menjadi tidak sakral lagi, bagaimana bisa begitu, karena orang-orang pada jaman ini sudah di kelabui dengan banyak cara agar mementingkan urusan duniawiahnya ketimbang urusan akhirat. 

Oleh karenanya Mbah Bening kembali mengingatkan sebuah falsafah yang mungkin sering luput dari kesadaran kita, bahwa disaat menanam padi, rumputpun ikut tumbuh. Tapi tidak sebaliknya, disaat menanam rumput, padi takkan pernah ikut tumbuh. Disaat kita mempersiapkan bekal untuk akhirat, dunia pun akan ikut.

Jadikan semua hal yang telah diwajibkan Alloh menjadi tugas dan pekerjaan utama kita, sedang yang lain sifatnya hanya “ceperan”. Salah satunya, jadikan solat sebagai pekerjaan, sedang bertani, membuka toko, ngantor, dan lain-lain, itu hanya sebatas ceperan. Karena Alloh menjamin kesuksesan siapa yang mendirikan solat. Bukankah Alloh merupakan Dzat yang tak pernah mengingkari janji?

Masih belum yakin? Semoga kita semua senantiasa dalam pertolongan Alloh swt. Allohumma amin.

Posting Komentar

0 Komentar