Hikmah Turunya al-Qur’an



Alloh menurunkan al-Qur’an kepada Rosululloh Muhammad saw., untuk memberi petunjuk kepada manusia. Turunnya al-Qur’an merupakan peristiwa besar yang sekaligus menyatakan kedudukannya bagi penghuni langit dan penghuni bumi


Dalam kitab al-Itqon dijelaskan, proses turunnya al-Qur’an ini sebagian ulama memperkirakan lamanya al-Qur’an diturunkan itu dua puluh tahun. Sebagian lagi memperkirakan selama dua puluh lima tahun, perselisihan ini terjadi karena mereka dalam memperkirakan lamanya Rosulullah tinggal di Mekkah setelah di utus Alloh, Apakah tiga belas tahun atau dua belas tahun?, Namun para Ulama sepakat mengenai bahwa Rosul tinggal di Madinah selama sepuluh tahun.


Selama itulah al-Qur’an diturun secara berangsur-angsur, dan memiliki beberapa hikmah yang besar, diantaranya:

1. Untuk Meneguhkan Hati Nabi Dalam Melakukan Tugas Sucinya.
Meski dalam melakukan tugasnya menghadapi beberapa hambatan dan tantangan yang beragam macam. Alloh selalu menghibur Rosululloh dengan turunya ayat-ayat al-Qur’an yang berisi tentang berita serta motivasi keteguhan hati.

Seperti yang terdapat pada surat Yasiin ayat 75 , Surat Yunus 65 yang melarang Nabi untuk susah dan sedih karena omongan orang-orang kafir. Di surat Al-An'am ayat 34 mengingatkan Nabi bahwa para Rosul sebelumnya juga menghadapi sikap umatnya yang berkepala batu dan memusuhinya, tetapi mereka tetap sabar, hingga ahirnya datanglah pertolongan Tuhan.

2. Untuk memudahkan Nabi dalam menghafal Al-Quran.
3. Untuk meneguhkan dan menghibur hati umat Islam yang masih hidup di masa Nabi, sebab mereka para golongan pemula, sudah barang tentu mengalami kepahitan dan getirnya perjuangan menegakkan kebenaran Islam bersama-sama dengan Nabi (surat An-Nur ayat 55). Demikian pula untuk meringankan bagi ummat Islam menghaflkan Al-Quran.

4. Untuk memberi kesempatan sebaik-baiknya kepada ummat Islam dalam meninggalkan sikap mental dan tradisi Jahiliyyah secara berangsur-angsur, karena mereka dan menghayati dan mengamalkan ajaran aL-Qur’an serta ajaran Nabi secara Step By Step. Sekiranya al-Qur’an terutama mengenai hukum-hukum kewajiban dan larangan diberikan sekaligus, pasti akan mendapakan tantangan atau perlawanan yang hebat dari masyarakat yang akibatnya bisa mengganggu berhasilnya misi Nabi Muhammad.

5. Bukti yang pasti bahwa aL-Qur’an diturunkan dari Alloh yang Mahabijaksana dan Mahaterpuji.


Posting Komentar

0 Komentar