Jauhi Penyakit Hati, Perbanyak Bersyukur !

Kajian yang diampu oleh Kang miftahul huda membahas seputar iri, dendam dan kesombongan. Dalam disiplin ahlak menuntut ilmu, banyak hal yang harus diperhatikan, mulai dari ahlak mepada Alloh, keepada Orang tua, hingga ahlak bergaul di masyarakat.


Sifat iri seringkali menjangkiti siapa saja, penyakit hati yang satu ini memang agak sulit untuk di hilangkan, hal ini dikarenakan, kurangnya syukur atas karunia yang diberikan Alloh kepada diri sendiri, dan lebih memilih melihat karunia Alloh yang diberikan kepada orang lain. Ini tentu akan menyengsarakan diri sendiri, disamping juga bisa mengganggu orang lain. Namun efek yang lebih besar akan diterima pelakunya sendiri. Karena seberapa besar rasa iri dalam hati tak akan mampu memindah karunia Alloh yang diberikan kepada orang lain seketika berpindah kita. Maka jauhi rasa iri, perbanyak syukur! 

Dendam, sifat yang satu ini bisa jadi efek lanjutan dari sifat iri, biasanya disebabkan karena terlalu sering memendam kebencian dalam hati, sehingga kebencian itu terpelihara, dan berkembang. Maka untuk mengatasinya hanya dengan ketenangan hati, merasa tidak enak ketika disakiti orang itu hal wajar, namun jangan sampai berlarut-larut dan berakibat dendam.

sedikit himbauan, menyukuri karunia Alloh pada diri kita sendiri, memanglah baik, namun jangan lantas meremehkan orang lain, dan merasa Alloh memberi karunia lebih kepada kita, sehingga ada sebersit rasa sombong dalam hati, inilah kebanyakan orang tidak menyadari, kesombongan yang tipis. 

Terakhir, jangan sampai karunia Alloh membutakan hati kita, sehingga terlena atas tugas penghambaan kepadaNYA, membuat kita lupa bahwa kita adalah satu dari sekian banyak makhluk yang Alloh Pelihara, tidak ada yang lebih di istimewakan, kecuali yang memiliki derajat ketaqwaan yang tinggi.(MH)

Posting Komentar

0 Komentar