Zaynaya III



 
terngiang
suaramu lirih merintih
seperti tetes hujan jatuh pada daun-daun
waktu itu, perjalanan pulangku
aku tak bisa menutup telinga
suaramu menasbihkan nyanyian ikan
yang aku lupa menyapanya
kuhanya menikmati indah permukaan laut
tetapi aku lupa pada ikan-ikan itu
kini aku sadar, bahwa itu dzikir ikan-ikan
kau berusaha menyampaikannya padaku
tetapi sayang aku hanya tak bisa
menutup telingadari lirih suaramu
sementara hatiku tak mampu menangkap
pesan-pesan yang sebenarnya sangat indah
beri aku maaf dan sampaikan pada ikan-ikan
aku malu menemuinya

Suroboyo, 15 Jumadits Tsani 1437


Posting Komentar

0 Komentar