Zaynaya II



 
aku melihat laut
sepanjang jalan itu
matahari mulai mengintip
kuning-kuning emas warnanya
air laut bagai hamparan mutia dan berlian
ingin rasaya aku bermain sambil menari
menikmati kemilau-kemilau
aku juga meliat matamu di sana
memancar tak kalah indah seperti matahari
juga memantulkan sinar-sinar kemilau
tetapi aku tak mau dengan hadirku
kilau-kilau pada air laut meredup
sebab bayang-bayang tubuhku
akan menghalangi cahaya yang ke-emasan
mencumbu air laut
tubuhku masih belum mampu kunetralkan
sehingga tak jadi penghalang cahaya tembus
menyinari setiap sudut
kunikmati saja keindahan itu
lewat matamu nan sejuk

Suroboyo, 15 Jumadits Tsani 1437


Posting Komentar

0 Komentar