Zaynaya I


 
Suka cita beragama 

tarian rambutmu kala angin
meggerai-geraikannya
menumbuhkan sehelai doa
pada tiap-tiap persendian rukun-rukun
dan tiap sudut kalbu
rambutmu yg bertudung kemuning
sesekali mengibas-ngibaskan aroma
pesawahan dengan padinya yang menguning
sehelai rambutmu melebihi rantai baja
mengikat jiwaku dalam pusaran kesyahduan
yang kau tuangkan dalam samudera pengasih
manakala rambut itu melecut bagai pecut
akan hadir berjuta-juta watt listrik
bebondong jadi gledek
bila rambutmu terhempas
lindu-lindu bergerak dahsyat
menggetarkan tanah dan gunung
gelombang air laut juga kian membesar
awan-awan berputar berlalu-lalang

Pantura, 11 Jumadits Tsani 1437

Posting Komentar

0 Komentar