Meruap



tadabbur ombak menyebut namamu
diantara syair-syair dzikirnya
tak rela jika hempas gelombangnya
tak dapat meniup kalbumu
dengan aroma lautnya


duhai kekasih,
wajahmu begitu indah
hingga mendungpun tiada sanggup
menyembunyikan keindahan itu
pada bulir-bulir tetes hujan
ada kecupanmu
hingga kulitku selalu menunggu
untuk dibelainya

Posting Komentar

0 Komentar